Who Rules The World Episode 3 – Review dan Sinopsisnya

Who Rules The World makin seru saja. Kali ini ada adegan “panas” yang dilakukan oleh Zhao Lusi, membuat wajah Yang Yang merah kepanasan. Mana pula pakaiannya merah dan sedikit terbuka. :uhuk.

Itu dia spoiler-an menjelang episode ketiga tayang. Sebenarnya apa yang terjadi, ya? Ayok langsung ke sinopsisnya.

Sinopsis Who Rules The World

Kota Yu punya dua keluarga terkaya raya yang selalu bersaing. Beberapa tahun belakangan, keluarga Shang mendominasi. Mereka mempunyai surat deklarasi hak jual beli garam dari mantan perdana menteri Shangzhou. Hal ini merugikan keluarga Qin. Tebakan Hei Fengxi benar. Memberi pelajaran pada anak keluarga Qi bernama Yun akan membuat kepala keluarga Qi Yanniang turun sendiri untuk menemuinya. Dan sesuai prediksinya, ia memang untung besar. Ia mendapatkan 50% dari keuntungan mendapatkan hak monopoli jual beli garam. Mereka bermaksud mencurinya dari keluarga Shang. Mereka mengambilnya dari Shang Ye sekaligus untuk mendapatkan pengakuannya telah kerjasama dengan Sekte Duanhun.
Akhirnya keduanya menerobos salah satu cabang sekte Duanhun di Kota Yu. Sekte ini punya jurus andalan yaitu Formasi Delapan Duanhun. Ketika mereka melakukannya, sekte ini menyerang penginapan. Zhongli dan semua yang di sana berhasil membunuh semua penyerang.
Mereka menemukan sapu tangan putih bergambar Qiongqiong dan Juxu. Dua monster yang mitosnya sangat mirip dan selalu bersama.

Desa Tai dekat perbatasan Shangzhou, Bai Fengxi bertemu banyak pengungsi dari Kota Luo. Kota Luo adalah kota tempat tinggal para keluarga Negara Dong, dan merupakan pintu masuk jika ingin memberontak. Pelakunya adalah Prefektur Shangzhou. Di sini, Bai Fengxi juga bertemu dengan Pangeran Huang Cao. Ia adalah Pemuda (terhebat) Nomor Tiga. Ia memberikan Pelat Xuanji yang ada padanya.
Gerakan Shangzhou menyerang Kota Luo membuat Hei Fengxi marah. Ia bermuka dingin dan jarang memperlihatkan emosi. Mengapakah? Hal ini jua berkaitan dengan status dirinya sebagai salah satu pangeran. Ini spoiler untuk episode selanjutnya. Makin menarik, kan?

Review Who Rules The World

Hei Fengxi di episode ketiga memberitahu penonton tentang perasaannya pada Bai Fengxi. Biasalah, dengan ciri wajah memeraah sampai ke telinga. Hmm… klasik sekali ciri yang ini. Tapi seru juga melihat kedua pendekar ini diam-diam memperlihatkan perasaannya.

Bai Fengxi sudah sejak lama selalu mencurigai ketulusan Hei Fengxi, terpaksa harus mengakui dirinya salah. Hei Fengxi memang sosok yang akan disebut sebagai si “sok berkuasa” karena saat akan duduk, pengawalnya akan membersihkan dulu. Makanan dan minuman harus bawa sendiri. Ditambah, dirinya mampu bernegosiasi mendapatkan 50% keuntungan monopoli garam di Shangzhou. Siapa dia sebenarnya?

Drama ini ditutup dengan adegan di Kota Luo, Prefektur Shangzhou sudah bersiap menyerang dengan 10 ribu pasukan, sedangkan kota ini hanya memiliki 3 ribu pasukan. Ada Pemuda Yu Wuyuan yang terkenal sebagai Pemuda Nomor Satu di Negara Dong mencoba menjadi penengah. Berhasilkah upayanya?

Bicara kekuatan kerajaan, Dong ternyata sangat lemah. Hanya memiliki 20 ribu tentara pengawal ibukota. Kekuasaannya semakin menipis jika dibandingkan dengan 6 prefektur yang menjadi negara vassalnya. Saking lemahya, antar prefektur saling menyerang dan saling mencaplok.

Oh ya, mengenai monopoli garam, nih, sejak zaman dahulu garam selalu dijadikan sebagai sumber kekayaan melimpah para saudagar. Termasuk gula, sih, tapi garamlah yang sering dibahas. Menguasai pasar garam sudah auto kaya raya sekaya-kayanya. Kok gitu, ya?

Aku sih melihat hal ini sangat mungkin terjadi. Pada zaman dahulu sebagian besar kebutuhan dipenuhi dari rumah sendiri. Baju misalnya, orang zaman dahulu menanam kapas sendiri, memintal sendiri, menjahit sendiri. Kemampuan menjahit dan menyulam di atas rata-rata menjamin masa depan anak gadis karena akan dihargai di keluarga suaminya.

Pun begitu dengan makanan, unggas, dan ternak lainnya. Semua dilakukan sendiri. Pekerjaan di luar masih terbatas dan belum ada industrialisasi yang membuat semua orang merasa harus kerja di luar demi bisa membeli kebutuhan dasar.

Gitu deh penjelasan logisnya. Sekarang sobat Bumi Kopi sudah lebih tahu, kan?

Posting sebelumnya:

Who Rules The World episode 1

Who Rules The World episode 2

Episode selanjutnya:

Who Rules The World Episode 4

Tinggalkan komentar