Who Rules The World Episode 6 – Review dan Sinopsisnya

Hai sobat Bumi Kopi, masih setia menonton drama Who Rules The World? Sudah episode 6 saja, dari 40. Masih panjaaaang…..

Episode 6 menceritakan tentang siapa Pangeran Kedua Feng Lanxi dan mengapa ia menyamar sebagai Hai Fengxi. Ternyata ibunya adalah adik kandung Kaisar Chunxi yang saat ini memimpin dunia. Namanya Ratu Zige atau Ratu Yuan. Lanxi adalah satu-satunya keturunan Zige dengan raja Yongzhou. Oleh karena posisinya sebagai anak ratu, maka di antara pangeran pertama dan ketiga, dia punya posisi tertinggi dan berhak menjadi putra mahkota.
Namun Ratu Zige meninggal saat ia masih kecil. Ratu pengganti yang sekarang, Ratu Baili, adalah ibu dari pangeran pertama dan ketiga. Ratu yang jahat dan merupakan cinta pertama dari ayah Lanxi. Ia selalu percaya pada istri keduanya yang jahat sehingga membuat jarak dengan Lanxi. Lanxi juga membuat jarak bahkan pura-pura penyakitan karena ibu tirinya ini beberapa kali berusaha meracuninya. Hal ini digunakan oleh Lanxi untuk menutup diri, berlatih kungfu, muncul di dunia persilatan, bahkan membangun Pavilyun Air Yinquan. Organisasi mata-mata terbesar pada masa itu. Semua itu berhasil karena Ratu Baili mengira raja sudah mengabaikan Lanxi.

Feng Qiwu meski perempuan dan belum menikah namun bisa menjadi kepala keluarga Feng karena memiliki banyak kelebihan, salah satunya adalah mampu menilai dengan akurat dan kejam.

Ma Mengxi, keppala keluarga Ma, penguasa kuda di dunia

Sekte Duanhun membantai belasan sekte dan keluarga berpengaruh secara brutal, namun sebenarnya menargetkan 1 sekte 3 keluarga. Tujuannya adalah obat, formasi, pasukan, dan kuda. Keluarga Han (obat), Keluarga Tie (formasi), Sekte Xuanyuan pasukan) dan Keluarga Ma (kuda terbaik).
Feng Qiwu sudah tahu Feng Lanxi dan Hai Fengxi adalah orang yang sama. Feng Lanxi disebut sebagai Yin, Hai Fengxi disebut sebagai Ya. Ia memutuskan menjadi pendukung pangeran kedua.
Nun jauh di Prefektur Jizhou, Bai Fengxi berhasil meyakinkan keluarga Ma tentang rencana pembantaian keluarganya. Mereka berhasil menggagalkan usaha itu. Sekte Duanhun mengirim 6 dari Sepuluh Raja Pengadilan Neraka yang misterius untuk menyerang keluarga Ma kembali sekaligus membantai sekte milik Master Bai. Hei Fengxi mau tak mau harus membantu ke sana.
Demi membantu, ia rela dihukum tak boleh keluar selama setengah bulan. Dia harus segera ke kota Zhao di Jizhou, seorang diri. Cuanyu, Chuanyun dan Zhng Li di ibukota agar tak ada yang curiga.

Pavilyun Air Yinquan
Mengapa Lanxi pura-pura sakit dan mati-matian menggembleng diri menjadi Fengxi? Ternyata masalahnya ada pada ayahnya. Ayahnya mudah curiga dan sering waspada jika melihat anaknya menonjol di pemerintahan. Ia sangat tidak ingin melihat salah satu anaknya menaklukkan para menteri sehingga mempengaruhi keputusan menentukan siapa pewaris Yongzhou. Dia memiliki ketakutan membayangkan 3 anaknya mengincar posisi menjadi raja yang yang ditempati sekarang

Baru tahu ada bapak yang takut dikalahkan oleh anaknya sendiri. Namun Lanxi tahu jika dirinya menjadi yang terbaik di bidang sastra dan kaligrafi, maka ayahnya hanya akan bangga, bukan waspada. Makanya ia mempunyai dua posisi terbaik sekaligus dengan menggunakan dua nama.

Bicara nama-nama terhebat, sebenarnya Bai Fengxi juga mempunyai dua gelar seperti Hei Fengxi. Posisi mereka setara. Ah, ini akan jadi spoiler yang parah. Nanti dikisahkan pada episode 17 saja ya…

Tinggalkan komentar